Selasa, 10 April 2018

Geliat UNBK 2018 di SMAN 2 Bondowoso

                Pelaksanaan UNBK SMA 2018 , dimulai hari Senin, 9  April 2018 sampai dengan Kamis 12 April 2017. yang terbagi dalam 3 sesi setiap harinya.
Hari pertama Bahasa Indonesia , kedua Matematika , ketiga Bahasa Inggris dan terakhir Mata pelajaran pilihan ( sesuai pilihan siswa sendiri).

Tahun ajaran 2017/2018 yang mengikuti UNBK sejumlah 290 program IPA dan  69 program IPS
Di Smada Bondowoso ada 3 Lab Komputer yang digunakan dengan kapasitas Lab 1 tersedia 40 unit komputer , lab 2 tersedia 40 komputer dan lab 3 tersedia  40 unit komputer.

Sesi 1 jam 07.30 - 09.30
Sesi 2 jam 10.30 - 12.30
Sesi 3 jam 14.00 - 16.00

Pengawasan ujian silang penuh artinya pengawas dari guru SMA lain yang satu sub rayon dengan SMAN 2 Bondowoso. Yang mengawas di SMAN 2 Bondowoso tahun ini terdiri dari perwakilan :  SMAN 1 Bondowoso  (4 guru ) , SMAN Tamanan (2 guru), SMA Islam Nurul Makrifah Bondowoso (1 guru).dan SMA Islam Raiyatul Husnan Wringin Bondowoso (2 guru).
Total pengawas 9 orang.

Kendala dan gangguan pasti ada dari setiap laboratorium  dan tidak selalu sama kendalanya, tapi Alhamdulillah sampai info ini saya tulis kendala fatal tidak pernah terjadi, kalau yang berkenaan dengan perangkat komputer trouble masih bisa ditangani oleh team tehnisi UNBK .

                Beberapa tamu yang sempat berkunjung selama pelaksanaan UNBK diantaranya ;
- Pengawas SMA/SMK   ibu  Dra. Sainiyah, M.Pd (Pengawas Pembina SMAN 2 )  ditemani  1 orang  pengawas SMK
  - dari Propinsi Jawa Timur
- dari bagian jaringan internet wilayah Situbondo - Bondowoso
- Kacabdin Bondowoso  Drs. H. Mahrus Samsul , M.MPd

 

                    
          
 


Selasa, 03 April 2018

Membangun Sportivitas dalam Diri untuk Siap Berkompetisi

Membangun Sportivitas dalam Diri untuk Siap Berkompetisi

Sebagai mahluk sosial, manusia dituntut untuk hidup berdampingan dengan manusia lainnya. Dalam hubungan antar manusia tersebut seringkali timbul kompetisi. Kehidupan manusia tidak bisa terlepas dari kompetisi karena dari sebuah kompetisi manusia berusaha menunjukkan keunggulannya. Kompetisi atau persaingan adalah proses sosial di mana individu atau kelompok-kelompok manusia bersaing mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan yang pada suatu masa tertentu menjadi pusat perhatian umum tanpa menggunakan ancaman atau kekerasan.
Seseorang dikatakan siap berkompetisi bila ia siap menerima kemenangan atau kekalahan. Sikap inilah yang diartikan sebagai sikap yang sportif. Menurut KBBI ( Kamus Besar Bahasa Indonesia) sportivitas adalah sikap adil (jujur) terhadap lawan, sikap bersedia mengakui keunggulan (kekuatan, kebenaran) lawan dan mengakui  kekalahan (kelemahan, kesalahan) sendiri. Salah satu ciri bahwa ada sikap sportif dalam diri kita adalah mengakui prestasi orang lain. Sekalipun orang lain itu adalah lawan dalam pertandingan.  
Kata sportivitas biasanya diidentikkan dengan kompetisi dibidang  olahraga karena memang asal katanya dari kata sport yang berarti olah raga. Namun kini maknanya mengalami perkembangan. Istilah sportivitas kini dipakai dalam berbagai bidang.
Tindakan sportif akan selalu dibenarkan di mana saja. Sikap mental ini perlu terus dipupuk dan dikembangkan dalam rangka mencetak generasi muda masa depan yang benar-benar bisa diunggulkan. Unggul dalam arti berimplikasi pada pembentukan motivasi diri yang kuat untuk belajar dari keberhasilan orang lain.

 Upaya yang bisa dilakukan untuk membangun sikap sportif diantaranya ;
Menanamkan sikap jujur, ketika seseorang bersikap jujur dalam sebuah kompetisi  artinya ia optimis dan percaya bahwa dirinya memiliki kemampuan yang cukup untuk memenangkan kompetisi.
Tetapi ketika seseorang tidak jujur dalam kompetisi itu artinya ia pesimis dan tidak percaya diri dengan kemampuan yang dimilikinya.



Dari sebuah Essay tulisan Eva Yuliantari  yang telah berhasil meraih juara 1 dalam lomba menulis essay tingkat Universitas Dwijendra




Selasa, 27 Maret 2018

Rona Pelangi diangkasa Demokrasi


Ada yang menamakan
ke - peduli - an
dikemas rapi nan apik
dengan label
shodaqoh 
infaq

bantuan 
santunan 
dan
masih banyak lagi
istilah yang pada akhirnya diartikan
hampir sama dengan " memberi  "
( atau membeli ya...? )

Mengapa
istilah tersebut
kerap sekali muncul 
bahkan 
tumbuh subur
manakala
musim - musim
m e n d e k a t i    a j a n g 
pilkada

Panji - panji
mulai
berkibar
dan
bermunculan, 
banyak 
sosok - sosok 
tokoh
( maaf seakan-akan tokoh )
yang berkiprah 
bak pahlawan
kesiangan
mulai berorasi
bahkan ber-deklamasi
dengan
total
menawarkan dagangannya

ayo berpikir CERDAS

MENUJU OSN PROPINSI 2026

  Selamat untuk perwakilan SMADA Bondowoso menuju OSN tingkat Propinsi Jawa Timur Selamat berjuang demi nama baik Bondowoso khususnya SMADA ...